Metode Dakwah Mauidzoh Nabi Muhammad SAW
Perspektif Hadits
Indana Aminatuz Zulfa
UIN Sunan Ampel Surabaya
04020121042@student.uinsby.ac.id
Abstract
Umat muslim adalah sebaik sebaik umat sejatinya juga akan pernah berbuat khilaf ataupun salah. Kewajiban muslim yang satu dengan yang lainnya adalah mengajak kepada kebaikan dan melarang pada yang munkar. Berdakwah adalah kewajiban setiap muslim. Kali ini kita membahas berdakwah seperti metode dakwah yang diterapkan oleh rosullullah SAW. Pembahasan ini dilakukan dengan menggunakan perspektif hadits karena kita perlu mengkaji beberapa hadits Rosullullah SAW untuk mengetahui metode dakwah Rosullullah SAW.
Keywords: metode, dakwah
Pendahuluan
Dakwah adalah menyeru kepada kebaikan dan melarang pada yang munkar. Setiap umat muslim memiliki kewajiban untuk berdakwah karena dalam berdakwah umat muslim akan senantiasa mengingatkan umat muslim yang lainnya pada kebaikan. Hal tersebut secara tidak langsung telah mengajak umat muslim untuk selalu berjalan beriringan pada hal kebaikan. Mereka tidak akan meninggalkan umat muslim lainnya dalam kesesatan karena umat muslim satu dengan umat muslim lainnya adalah saudara.
عَنْ أَبِي حَمْزَةَ أَنَسٍ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – خَادِمِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ ” رَوَاهُ البُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ
Dari Abu Hamzah Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, pembantu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Salah seorang di antara kalian tidaklah beriman (dengan iman sempurna) sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Rosullullah SAW diutus oleh Allah sebagai rosul untuk menjadi uswatun hasanah bagi umat muslim. Nabi Muhammad SAW adalah panutan bagi umat muslim dalam setiap aspek kehidupan. Sama hal nya dengan berdakwah. Umat muslim mengikuti bagaimana cara Rosullullah dalam bedakwah diantara nya dengan mauidah hasanah wamujadallah, metode al-hikmah, metode pembentukan dan penanaman kader, dan metode penyeruan juru dakwah ke berbagai daerah. Cara dakwah Rosullullah lah yang mengantarkan banyak umat muslim pada jalan yang benar.kali ini kita akan membahas metode dakwah Rosullullah SAW mauidzah hasanah.
Pembahasan
Bukhari 88
صحيح البخاري ٨٨: حدثنا محمد بن كثير قال أخبرنا سفيان عن ابن أبي خالد عن قيس بن أبي حازم عن أبي مسعود الأنصاري قال قال رجل يا رسول الله لا أكاد أدرك الصلاة مما يطول بنا فلان فما رأيت النبي صلى الله عليه وسلم في موعظة أشد غضبا من يومئذ فقال أيها الناس إنكم منفرون فمن صلى بالناس فليخفف فإن فيهم المريض والضعيف وذا الحاجة
Shahih Bukhari 88: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Katsir berkata: telah mengabarkan kepada kami Sufyan dari Ibnu Abu Khalid dari Qais bin Abu Hazim dari Abu Al Mas'ud Al Anshari berkata:
Seorang sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, aku hampir tidak sanggup shalat yang dipimpin seseorang dengan bacaannya yang panjang." Maka aku belum pernah melihat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memberi peringatan dengan lebih marah dari yang disampaikannya hari itu seraya bersabda: "Wahai manusia, kalian membuat orang lari menjauh. Maka barangsiapa shalat mengimami orang-orang ringankanlah. Karena diantara mereka ada orang sakit, orang lemah dan orang yang punya keperluan."
صحيح البخاري ٥٩٣٢: حدثنا عمر بن حفص حدثنا أبي حدثنا الأعمش قال حدثني شقيق قال كنا ننتظر عبد الله
إذ جاء يزيد بن معاوية فقلنا ألا تجلس قال لا ولكن أدخل فأخرج إليكم صاحبكم وإلا جئت أنا فجلست فخرج عبد الله وهو آخذ بيده فقام علينا فقال أما إني أخبر بمكانكم ولكنه يمنعني من الخروج إليكم أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يتخولنا بالموعظة في الأيام كراهية السآمة علينا
telah menceritakan kepadaku Syaqiq dia berkata: Kami pernah menunggu Abdullah, tiba-tiba Yazid bin Mu'awiyah datang, maka kami berkata kepadanya: "Tidakkah anda duduk?." Dia menjawab: 'Tidak, namun aku akan masuk dan akan mengeluarkan saudara kalian (Abdullah) kepada kalian atau kalau tidak, aku akan datang dan duduk.' Setelah itu Abdullah keluar dengan menggandeng tangannya Yazid, lalu dia berdiri di hadapan kami seraya berkata: 'Sesungguhnya aku telah diberitahu keadaan kalian, akan tetapi ada suatu hal yang menghalangiku untuk keluar kepada kalian. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengatur (penyampaian) nasehat pada kami dalam beberapa hari karena tidak mau membuat kami jemu.'
Muslim 5047
صحيح مسلم ٥٠٤٧: حدثنا أبو بكر بن أبي شيبة حدثنا وكيع وأبو معاوية ح و حدثنا ابن نمير واللفظ له حدثنا أبو معاوية عن الأعمش عن شقيق قال
كنا جلوسا عند باب عبد الله ننتظره فمر بنا يزيد بن معاوية النخعي فقلنا أعلمه بمكاننا فدخل عليه فلم يلبث أن خرج علينا عبد الله فقال إني أخبر بمكانكم فما يمنعني أن أخرج إليكم إلا كراهية أن أملكم إن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يتخولنا بالموعظة في الأيام مخافة السآمة علينا
حدثنا أبو سعيد الأشج حدثنا ابن إدريس ح و حدثنا منجاب بن الحارث التميمي حدثنا ابن مسهر ح و حدثنا إسحق بن إبراهيم وعلي بن خشرم قالا أخبرنا عيسى بن يونس ح و حدثنا ابن أبي عمر حدثنا سفيان كلهم عن الأعمش بهذا الإسناد نحوه وزاد منجاب في روايته عن ابن مسهر قال الأعمش وحدثني عمرو بن مرة عن شقيق عن عبد الله مثله
Muslim 5048
صحيح مسلم ٥٠٤٨: و حدثنا إسحق بن إبراهيم أخبرنا جرير عن منصور ح و حدثنا ابن أبي عمر واللفظ له حدثنا فضيل بن عياض عن منصور عن شقيق أبي وائل قال
كان عبد الله يذكرنا كل يوم خميس فقال له رجل يا أبا عبد الرحمن إنا نحب حديثك ونشتهيه ولوددنا أنك حدثتنا كل يوم فقال ما يمنعني أن أحدثكم إلا كراهية أن أملكم إن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يتخولنا بالموعظة في الأيام كراهية السآمة علينا
Tirmidzi 2783
سنن الترمذي ٢٧٨٣: حدثنا أبو هشام الرفاعي حدثنا ابن فضيل عن الأعمش عن أبي صالح قال
سئلت عائشة وأم سلمة أي العمل كان أحب إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم قالتا ما ديم عليه وإن قل
قال أبو عيسى هذا حديث حسن غريب من هذا الوجه وقد روي عن هشام بن عروة عن أبيه عن عائشة قالت كان أحب العمل إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم ما ديم عليه حدثنا بذلك هارون بن إسحق الهمداني حدثنا عبدة عن هشام بن عروة عن أبيه عن عائشة عن النبي صلى الله عليه وسلم نحوه بمعناه هذا حديث حسن صحيح
Sunan Tirmidzi 2783: Telah menceritakan kepada kami Abu Hisyam Ar Rifa'I telah menceritakan kepada kami Ibnu Fudlail dari Al A'masy dari Abu Shalih ia berkata: 'Aisyah dan Ummu Salamah pernah ditanya tentang amalan apakah yang paling disukai Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam?" keduanya menjawab: "Amalan yang dilakkukan secara terus menerus sekalipun sedikit." Abu Isa berkata: Dari jalur ini, hadits ini hasan gharib. Dan telah diriwayatkan dari Hisyam bin 'Urwah dari Ayahnya dari 'Aisyah bahwa dia berkata: "Amalan yang paling disukai oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah yang dikerjakan secara terus menerus." Harun bin Ishaq Al Hamdani telah menceritakan yang demikian kepada kami, telah menceritakan kepada kami 'Abdah dari Hisyam bin 'Urwah dari Ayahnya dari 'Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dengan matan hadits yang semakna dengannya, hadits ini hasan shahih.
Penutup
Hasil dan Kesimpulan
Beberapa hadits yang disebutkan diatas adalah cerminan perilaku dan tata cara Rosullullah SAW dalam menyampaikan mauidzah hasanah atau nasehat nya kepada umat nya. Terlihat dari hadits diatas, dalam menyampaikan nasehat nya kepada umat muslim, beliau sangat memperhatikan beberapa aspek diantaranya:
1. Berhati-hati dan mempersiapkan pesan yang akan disampaikan nya dengan baik jauh jauh hari.
2. Pesan yang akan disampaikna dengan memperhatikan bagaimana keadaan mad’u. hal tersebut yang menjadikan pesan-pesan dakwah yang disampaikan mudah didengar dan diterima dengan cepat oleh mad’u.
Metode dakwah Rosullullah tersebut dapat kita implementasikan pada kegiatan dakwah kita. Berdakwah tidak hanya sekedar menyampaikan pesan, akan tetapi berdakwah memiliki tujuan mengajak umat muslim kepada jalan yang benar. Maka dari itu, pendakwah perlu memperhatikan 2 aspek yang dapat kita ambil dari Rosullullah SAW yaitu mempesiapkan jauh jauh hari untuk kematangan pesan yang akan disampaikan dan memperhatikan keadaan mad’u agar bisa diterima dengan mudah oleh mad’u.
Daftar Pustaka
Hadits riwayat imam Bukhari no. 13 dan Muslim no.45
Hadits riwayat Imam Bukhari no. 88
Hadits riwayat Imam Bukhari no. 5932
Hadits riwayat Imam Muslim no.5047
Hadits riwayat Imam Muslim no. 5048
Hadits riwayat Imam Tirmidzi no. 2783
Komentar
Posting Komentar