Langsung ke konten utama

metode sosiologi dan pengaplikasiannya

Metode Sosiologi dan Pengaplikasiannya


Pada umumnya, yang kita fahami dalam maksut metode sosiologi adalah langkah penelitian yang diambil dalam meneliti suatu yang menyangkut dengan sosilogi. Akan tetapi, menurut Simmel, sosiologi itu sendiri merupakan metode[ http://sosiologis.com/metode-sosiologi]. Akan tetapi tidak semua orang menanggapi pendapat ini benar.  


Sosiologi sebagai ilmu pengetahuam pastinya memiliki metode penelitian untuk memecahkan masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat.

Membahas tentang metode sosiologi, metode sosiologi merupakan cara-cara kerja yang yang dipergunakan dalam sosiologi untuk mempelajari objeknya[ Janu Murdiyatmoko, “Sosiologi Memahami dan Mengkaji Masyarakat”, Bandung< Grafiends Media Pratama, 2007, hal 22]. soiologi dalam mengkaji objek kajiannya memiliki beberapa cara kerja atau metode yang dapat digunakan. Sosiologi memiliki 5 jenis metode yang dapat digunakan yaitu :

1.Metode kualitatif

2.Metode kuantitatif

3.Metode induktif

4.Metode deduktif

5.Metode empiris


1.Metode Kualitatif

Metode kualitatif ini mengumpulkan data kajiannya berupa pengumpulan dan penggunaan data deskriptif atau naratif. Metode kualitatif mengutamakan bahan yang sukar diukur dengan angka atau dengan ukuran lainnya yang bersifat ekstrak[ https://www.sosiologi.info/2021/10/mengenal-5-metode-ilmiah-dalam-sosiologi-dan-contohnya.html]. Dalam metode kualitatif memiliki 3 jenis metode : metode histori, metode komparatif dan metode studi kasus.


Metode Historis, yaitu metode yang mana cara kerja pengumpulan data nya adalah mengolah atau menganalisis kejadian-kejadian yang telah terjadi di masa lampau. Data masa lampau yang telah di dapat, kemudian diolah menjadi suatu gambaran umum tentang bagaimana suatu peristiwa pada masa lalu bisa terjadi.


metode Komparatif, yaitu  dengan cara mengumpulkan beberapa fakta sosial yang ada kemudian membandingkannya. Dalam hal ini bisa seperti membahas tentang masalah sosial yang sedang terjadi di setiap kalangan masyarakat. 


Metode Studi Kasus, yaitu dengan cara mengeksploitasi masalah sosial dengan fokus pada satu masalah saja. Sehingga dia akan terus menerus mencri tahu masalah yang sedang dikaji tersebut. 


2.Metode Kuantitatif

Metode kuantitatif merupakan suatu cara pengumpulan data yang mana ppenyajian datanya berbentuk statistik atau angka. Dalam metode Kuantitatif ada 2 jenis yaitu : metode statistik dan metode sosiometri.


Metode Statistik, yaitu bertujuan menjelaskan gejala-gejala sosial secara matematis. Penyajian data pada metode ini adalah menggunakan statistik atau menggunakan data yang sudah tersedia atau mengumpulkan melalui survei.


Metode Sosiometri, yaitu metode yang digunakan untuk menganalisis pola hubungan antar manusia seperti relasi atua jaringan sosial antar individu  dalam bentuk skala-skala ayau angka-angka.


3.Metode Induktif

Metode induktif merupakan metode yang berawal dari penelitian terhadap suatu objek lalu menympulkannya menjadi sebuah teori.


4.Metode Deduktif 

Metode deduktif adalah kebalikan dari metode induktif. Metode deduktif berawal dari adanya sebuah teori sehingga ia mengkaji teori tersebut  lebih dalam lagi.


5. Metode Empiris

Adalah melakukan penelitian pada suatu objek lalu ia menyajikannya sama persis atau  fakta dari objek yang diteliti tanpa memberi tambahan untuk kepentingan peneliti secara individu.


Dalam pengaplikasiannya metode sosiologi yang telah disebutkan di atas, kita dapat menggunkan metode apa yang sesuai untuk kita pakai dalam penelitian kita. Contoh dalam masalah “Maraknya kejahatan di masa kelangkaan”. kita dapat menggunkan metode studi kasus apabila yang kita fokuskan adalah kejahatan nya. Kita dapat menggunakan metode empiris dengan tujuan mengungkap masalah besar yang sedang terjadi di tengah masyarakat. 


Komentar